Kamis, 06 Agustus 2015

posting percobaan

ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaanini adalah posting percobaan ini adalah posting percobaan

Minggu, 16 Februari 2014

Ketika

Ketika kakimu diinjak sakit maka jangan menginjak yang lain jika suatu saat ada diatas //
Ketika sudah bersuara bahkan teriak tapi tak didengar itu melelahkan maka jika punya waktu untuk mendengar, dengarkanlah bukan hanya dengan telinga tapi juga dengan hati apa yg semestinya //
Ketika punya kemampuan lebih tapi tidak diberi kesempatan itu terasa menyedihkan, maka jika suatu saat
punya kuasa berilah seluas-luasnya kesempatan pada siapapun yang mampu //
Jika duduk dikursi empuk dan nyaman itu enak, ingatlah bahwa ada beban moral untuk juga memberi rasa nyaman pada sekelilingmu, jangan justru lupa dan asyik sendiri atasnya //
Bukankah sebaik-baik orang adalah yg banyak memberi manfaat buat orang lain?
Bukankah roda kehidupan itu berputar, dan memungkinkan sekali untuk bertukar kondisi?
Ingatlah asal kita dari tanah akan kembali ke tanah....

*selamat ulang tahun Masku (12042013) smoga selalu dlm limpahan rahmatNya murah rejeki dan ada dijalan lurus, aamiin, doa dan cinta kami slalu untukmu....

Berinvestasi sejak Muda, Bisakah?

Banyak kalangan muda masih ragu untuk berinvestasi lantaran merasa masih dalam tahap membangun karier dan gaji yang masih relatif kecil. Padahal, investasi diperlukan bagi siapa pun, termasuk kaum muda.

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan soal keuangan pribadi yang bisa menjadi pertimbangan Anda.

1. Pengendalian diri
Salah satu hal yang sebaiknya dikendalikan dalam pengelolaan keuangan Anda yang baru saja memulai karier adalah penggunaan kartu kredit. Memang biasanya perlu untuk membeli "modal kerja" seperti tas, sepatu, dan pakaian atau sekadar mentraktir sahabat dengan gaji yang baru diperoleh. Namun, transaksi menggunakan kartu kredit pun harus dikendalikan. Untuk mengendalikan penggunaan kartu kredit, sebaiknya Anda mengontrol pengeluaran akibat "menggesek" kartu tersebut. Di samping itu, lebih baik untuk tidak memiliki terlalu banyak kartu kredit sehingga pengeluaran dapat direm dan sebagian pendapatan dapat diinvestasikan.

2. Telusur ke mana uang Anda pergi
Tanpa perencanaan yang baik, gaji Anda bisa melayang entah ke mana. Anda bisa saja membeli barang-barang yang sebenarnya tak perlu. Cara terbaik adalah dengan membuat budget dari setiap gaji yang Anda terima. Buatlah daftar pengeluaran Anda setiap bulannya. Jangan lupa menyisihkan sebagian dana untuk diinvestasikan agar pendapatan Anda dapat tersalurkan dengan baik dan tidak digunakan untuk hal tak perlu. Di sini kedisiplinan dan pengendalian diri Anda dituntut.

3. Jaga kesehatan
Bila belum bisa menggunakan produk asuransi kesehatan karena terbatasnya pendapatan, cara paling ampuh membatasi pengeluaran akibat penyakit adalah dengan menjaga kesehatan. Cara ini bisa mengurangi risiko Anda "mengunjungi" rumah sakit. Dengan gaya hidup yang sehat dan teratur pula, paling tidak Anda bisa meredam biaya berobat. Selanjutnya, bila gaji Anda perlahan merangkak, Anda dapat menggunakan produk asuransi kesehatan. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi nanti, kan?

4. Jaga pendapatan
Agar dapat menikmati pendapatan hasil jerih payah sendiri, Anda harus menjaganya agar tidak menghilang begitu saja. Cara paling sederhana adalah dengan menyisihkan pendapatan dengan menabung. Namun, jika Anda bisa berinvestasi dari sebagian pendapatan untuk memperoleh return, kenapa tidak? Sebelum berinvestasi, ada baiknya Anda mencari tahu karakteristik masing-masing produk investasi. Pilihlah produk yang paling sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Selamat berinvestasi!


Penulis: Sakina Rakhma Diah Setiawan
Editor : Erlangga Djumena
Sumber: Investopedia